KEDIRI, Smata Jaya — Suasana khidmat menyelimuti lingkungan SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur ketika seluruh keluarga besar sekolah — mulai dari para taruna, tenaga pendidik, hingga staf — berkumpul dalam satu momen yang jarang terjadi: doa bersama menyambut pergantian tahun Hijriah.
Kegiatan yang digelar dalam rangka mengakhiri tahun 1447 H dan menyongsong tahun baru 1448 H ini menjadi ruang refleksi kolektif — sejenak berhenti dari rutinitas akademik yang padat untuk bersama-sama mengucap syukur atas segala yang telah dilalui sepanjang tahun.
Tidak sedikit yang telah dicapai keluarga besar SMATAJAYA sepanjang tahun 1447 H. Prestasi demi prestasi diraih — dari panggung daerah hingga nasional bahkan internasional. Program-program unggulan berjalan. Generasi baru kadet ditempa dan dilahirkan.
Doa bersama ini menjadi cara sekolah untuk tidak larut dalam euforia pencapaian semata, tetapi justru mengembalikan segalanya kepada yang Maha Memberi — Allah SWT — sebagai bentuk pengakuan bahwa di balik setiap usaha, ada ridha-Nya yang menentukan hasilnya.
“Hijrah menuju pribadi yang lebih baik, menata langkah dengan iman, ilmu, dan akhlak mulia,” demikian pesan yang menjadi ruh dari seluruh kegiatan ini.
Bagi Keluarga Besar SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur, doa bersama di penghujung dan awal tahun Hijriah bukan sekadar seremonial yang datang dan pergi tanpa bekas.
Ia adalah pengingat — bahwa di tengah semua target akademik, kompetisi, dan pembinaan karakter yang dijalani setiap harinya, ada dimensi spiritual yang tidak boleh ditinggalkan. Bahwa sekolah yang baik bukan hanya yang mencetak siswa cerdas dan berprestasi, tetapi juga yang memastikan fondasinya kokoh: keimanan yang kuat, ukhuwah yang erat, dan integritas yang tidak bisa ditawar.
Momentum pergantian tahun Hijriah dipilih bukan tanpa alasan. Dalam tradisi Islam, tahun baru Hijriah adalah undangan untuk berhijrah — bukan sekadar berpindah tempat, melainkan berpindah ke versi diri yang lebih baik dari sebelumnya.
Memasuki tahun 1448 H, keluarga besar SMATAJAYA membawa serta doa dan harapan yang dipanjatkan bersama-sama — keberkahan dalam setiap langkah, kemudahan dalam setiap ikhtiar, dan kesuksesan yang tidak hanya diukur dari angka dan trofi, tetapi juga dari akhlak dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Komitmen untuk menjadi generasi yang berkarakter mulia, cerdas, unggul, dan berintegritas diperbarui — bukan sebagai slogan, melainkan sebagai janji yang diucapkan dalam doa.
Tahun baru Hijriah telah tiba. Dan SMATAJAYA menyambutnya dengan cara yang paling bermakna — bersama, dalam doa, dengan hati yang bersih dan langkah yang siap.
Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah untuk seluruh keluarga besar SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur. (*)








Leave a Reply