SURABAYA, Smata Jaya — Hanin Amalia Prayoga, siswi kelas XI-7 SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur, dipercaya menjadi pembawa baki Paskibraka Provinsi Jawa Timur dalam Upacara Penurunan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari tugas Hanin bersama Paskibraka Provinsi Jawa Timur dalam rangkaian peringatan kemerdekaan tingkat provinsi. Sebagai pembawa baki, Hanin bertugas membawa bendera Merah Putih dalam prosesi penurunan bendera.
Berawal dari Seleksi Paskibraka
Hanin sebelumnya tercatat sebagai salah satu taruni SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur yang terpilih mengikuti proses pembentukan Paskibraka 2026.
Berdasarkan data yang dipublikasikan SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur, Hanin tercatat sebagai salah satu dari 17 taruna dan taruni sekolah tersebut yang lolos sebagai anggota Paskibraka Kota Kediri 2026. Dalam daftar sekolah tersebut, Hanin tercatat berasal dari kelas X-4 pada saat proses seleksi.
Namun, berdasarkan informasi yang diberikan, Hanin kemudian dipercaya menjalankan tugas di tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun yang sama dan kini duduk di kelas XI-7.
Proses seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur berlangsung pada 22-24 Mei 2026 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Menurut Komando Garnisun Tetap III/Surabaya, seleksi tersebut diikuti putra-putri terbaik hasil seleksi dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Seleksi tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan calon Paskibraka yang akan menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembinaan Disiplin dan Karakter
Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur Mardji mengatakan, kepercayaan yang diterima Hanin merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan di sekolah.
“Kepercayaan kepada Hanin menjadi kebanggaan bagi sekolah. Kami berharap ia menjalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan menjaga nama baik sekolah serta Jawa Timur,” kata Mardji.
Menurut laman resmi SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur, sekolah tersebut menempatkan pembinaan karakter dan kedisiplinan sebagai bagian penting dalam pendidikan taruna. Hal itu juga tercermin dari keterlibatan siswa sekolah tersebut dalam kegiatan Paskibraka.
Keterlibatan pelajar dari berbagai daerah dalam Paskibraka tingkat provinsi juga menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda. Dalam seleksi calon Paskibraka Provinsi Jawa Timur 2026, Kogartap III/Surabaya menyebut aspek yang ditekankan antara lain nasionalisme, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan.
Pada tahun yang sama, Kabupaten Kediri juga mengirimkan dua pelajar untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur. RRI melaporkan kedua pelajar tersebut adalah Aura Callula Augista dari SMAN 2 Pare dan Dimas Sedayu Pangesti dari SMKN 1 Grogol. Keduanya mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bagi Hanin, penugasan sebagai pembawa baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikannya sebagai taruni SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur sekaligus pengalaman dalam menjalankan tugas kenegaraan di tingkat Provinsi Jawa Timur. (*)



Leave a Reply