Dua Taruna SMAN 5 Brawijaya Harumkan Nama Sekolah di Turnamen Domino Pelajar Kota Kediri, Raih Podium Ketiga

Moch. Faiq Zahirul Haq dan Rama Adi Saputra membuktikan bahwa kecerdasan strategi tak hanya lahir di ruang kelas — keduanya melangkah melampaui ratusan peserta dan pulang membawa medali juara ketiga.

Kediri, Smata Jaya — Nama SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur kembali berkibar di pentas kompetisi pelajar. Dua orang taruna sekolah kebanggaan itu, Moch. Faiq Zahirul Haq dan Rama Adi Saputra, berhasil merebut posisi Juara Ketiga dalam Turnamen Olahraga Domino Antar Pelajar Kota Kediri yang diselenggarakan di kampus UIN Syech Wasil Kediri.

Turnamen ini mempertemukan pasangan-pasangan terbaik dari berbagai sekolah menengah di Kota Kediri, menguji tidak hanya kemampuan berhitung dan mengingat, tetapi juga ketajaman membaca situasi, ketenangan di bawah tekanan, dan sinergi antarpartner. Hal ini menunjukkan kualitas-kualitas yang justru kerap diasah dalam tempaan pendidikan berkarakter taruna.

“Ini bukan sekadar permainan kartu. Domino mengajarkan kami untuk berpikir beberapa langkah ke depan, membaca lawan, dan percaya kepada partner. Sama seperti yang kami pelajari di sekolah.” ujar Moch. Faiq Zahirul Haq, Taruna SMAN 5 Taruna Brawijaya

Perjalanan Faiq dan Rama menuju podium bukanlah jalan yang mudah. Selama turnamen, keduanya harus melewati babak demi babak yang semakin ketat, menghadapi lawan-lawan tangguh dari sekolah-sekolah lain di Kota Kediri. Namun dengan komunikasi yang solid dan strategi yang terencana, pasangan taruna ini terus melangkah maju hingga berhasil mengamankan posisi tiga besar.

Kompetisi domino antar pelajar memang tengah tumbuh sebagai salah satu cabang olahraga pikiran yang semakin diminati kalangan muda. Permainan yang mengakar kuat dalam tradisi nusantara ini kini diakui sebagai arena yang melatih konsentrasi, logika, dan kemampuan mengambil keputusan cepat, kemampuan yang tak kalah pentingnya dengan kecakapan akademis.

Pencapaian Faiq dan Rama disambut hangat oleh civitas academica SMAN 5 Taruna Brawijaya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter di sekolah tidak hanya menghasilkan taruna yang unggul dalam aspek akademis dan kedisiplinan, tetapi juga mampu berprestasi dalam berbagai arena kompetisi — termasuk yang menuntut kecerdasan strategi dan ketangguhan mental.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Faiq dan Rama. Juara ketiga tingkat kota bukan prestasi kecil. Ini cerminan bahwa taruna kami memiliki ketangguhan di dalam maupun di luar kelas.” ujar Mardji, Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur.

Turnamen yang dihelat di kampus UIN Syech Wasil Kediri ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Kediri. Pemilihan kampus universitas Islam negeri tersebut sebagai venue turut memberikan nuansa akademis yang kuat, menegaskan bahwa olahraga pikiran memang selayaknya bersanding dengan dunia ilmu pengetahuan.

Kini, dengan medali juara ketiga di tangan, Faiq dan Rama diharapkan menjadi inspirasi bagi rekan-rekan taruna lainnya untuk terus berani berkompetisi, mengharumkan nama almamater, dan membuktikan bahwa taruna SMAN 5 Brawijaya selalu siap tampil di panggung manapun — penuh strategi, penuh semangat, dan penuh kehormatan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *