Kediri, Smata Jaya — Sebanyak 17 taruna dan taruni SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur resmi dinyatakan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Kediri Tahun 2026. Capaian ini bukan prestasi biasa — tujuh belas nama dari satu sekolah adalah angka yang berbicara tentang sistem pembinaan, disiplin pembentukan karakter, dan semangat juang yang telah lama menjadi DNA lembaga beridentitas taruna ini.
Seluruh taruna dan taruni yang lolos berasal dari angkatan kelas X, menandakan bahwa semangat pengabdian kepada bangsa telah tertanam sejak awal mereka mengenakan seragam taruna. Proses seleksi Paskibraka sendiri dikenal sebagai salah satu yang paling ketat di kalangan pelajar — menguji fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan baris-berbaris dengan standar yang tidak bisa ditawar.
“Teruslah mengukir prestasi, menjadi teladan, serta membawa nama baik sekolah, daerah, dan Indonesia di masa depan,” Pesan Mardji, Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur kepada 17 Paskibraka terpilih.
Daftar Lengkap 17 Paskibraka Kota Kediri 2026 dari SMAN 5 Taruna Brawijaya
- Naufal Rafa Aditya, X-2
- M. Al Fauzan, X-3
- Marick Adam Al Buruj, X-3
- Moh. Rifky Dwitdya, X-3
- Moch. Kaizan Adha, X-4
- Fathan Ar Royyan, X-6
- M. Abyasa Alvaro Farrel, X-6
- Moh. A’mal Fairuz Zain, X-1
- Alief Ananta Al Raffi, X-7
- Baiq Nindi, X-1
- Latisya Bintang, X-1
- Sherilla Aura Fernanda, X-2
- Putri Nairaswari, X-2
- Hanin Amalia Prayoga, X-4
- Sherena Zafira, X-3
- Nova Azzahra Queen, X-5
- Aulia Ayu Anggi Putri, X-8
Paskibraka: Amanah Tertinggi bagi Seorang Pelajar
Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar prestasi yang dicatatkan dalam sertifikat. Ia adalah amanah tanggung jawab untuk berdiri tegap di hadapan publik, mengibarkan bendera yang dijahit oleh sejarah, dan merepresentasikan generasi muda terbaik daerahnya. Seleksi yang panjang dan melelahkan, dari tes fisik, kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan baris-berbaris, hanya diloloskan oleh mereka yang benar-benar layak menyandang kehormatan itu.
Ketujuh belas taruna dan taruni SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur ini telah melewati semua itu. Mereka datang dari delapan kelas yang berbeda Kelas X-1 hingga Kelas X-8 membuktikan bahwa semangat kebangsaan bukan monopoli satu kelompok, melainkan menyebar merata di seluruh penjuru kelas.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, semangat juang, serta dedikasi yang luar biasa. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.” ujar Mardji.
Karakter taruna yang menjadi fondasi pendidikan di SMAN 5 Taruna Brawijaya. Disiplin, ketangguhan fisik, jiwa korps, dan kecintaan pada tanah air ternyata adalah bekal yang paling tepat untuk menempa seorang Paskibraka. Tidak mengherankan bila sekolah ini kembali mencetak kontribusi besar dalam barisan pengibar bendera Kota Kediri.
Kebanggaan Sekolah, Inspirasi bagi Seluruh Angkatan
Bagi keluarga besar SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur, terpilihnya tujuh belas nama ini adalah momen yang melampaui sekadar prestasi administratif. Ini adalah bukti bahwa proses pembinaan karakter yang berlangsung setiap hari di lapangan upacara, di asrama, di ruang kelas, dan di sela-sela latihan yang menghasilkan generasi yang siap dipercaya bangsa.
Mereka yang kini menyandang status Paskibraka Kota Kediri 2026 diharapkan menjadi teladan. Tidak hanya pada saat upacara kemerdekaan berlangsung, tetapi juga dalam setiap langkah kehidupan yang mereka jalani setelahnya. Sebab tugas seorang Paskibraka tidak selesai ketika bendera telah diturunkan; ia terus berlanjut dalam cara mereka bersikap, bertutur, dan mengabdi kepada masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada seluruh taruna dan taruni yang telah terpilih sebagai Paskibraka Kota Kediri Tahun 2026. Teruslah mengukir prestasi, menjadi teladan, serta membawa nama baik sekolah, daerah, dan Indonesia di masa depan.” Keluarga Besar SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur











Leave a Reply