KEDIRI — Bukan sekadar kunjungan biasa. Ratusan siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri menjalani serangkaian pesiar terpimpin ke sejumlah institusi pendidikan kedinasan paling bergengsi di Indonesia — dari kampus pencetak perwira militer hingga akademi transportasi dan pemerintahan.
Sebanyak 232 siswa mengikuti program ini dengan penuh semangat, menjelajahi langsung atmosfer kampus-kampus yang selama ini hanya mereka kenal dari cerita atau layar kaca.
Tujuh Kampus Kedinasan dalam Satu Program
Pesiar terpimpin ini membawa siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya mengunjungi tujuh institusi pendidikan kedinasan secara berurutan. Hari pertama, rombongan mengunjungi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), kampus yang mencetak kader-kader pamong praja masa depan.
Hari kedua, giliran Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) yang menjadi tujuan, berlangsung pada Selasa (5/5/2026). Perjalanan kemudian berlanjut ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Akademi Angkatan Udara (AAU) — melengkapi wawasan siswa tentang beragam jalur pendidikan kedinasan yang bisa mereka tempuh setelah lulus.
Lebih dari Sekadar Kunjungan
Program ini dirancang bukan sekadar untuk melihat-lihat. Ada tujuan yang lebih dalam: memberi gambaran nyata, memantik motivasi, dan membantu siswa menentukan arah masa depan dengan lebih mantap.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 5 Taruna Brawijaya, Nuribi Harianto, yang memimpin langsung rombongan dalam setiap kunjungan, mengungkapkan rasa syukurnya atas sambutan hangat dari seluruh institusi yang dikunjungi.
“Kami apresiasi sekali atas kerja sama yang diberikan sehingga bisa memberikan penjelasan selengkap-lengkapnya kepada para siswa kami yang saat ini duduk di kelas 11,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap kunjungan dirancang agar siswa tidak hanya melihat fasilitas, tetapi juga mendapatkan pembekalan yang substantif. “Dari awal kita masuk, siswa sudah diberikan materi tentang pilihan karier kedinasan, bagaimana arah dan pengarahan agar mereka yang berminat bisa mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” jelas Nuribi.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika para siswa bertemu langsung dengan alumni SMAN 5 Taruna Brawijaya yang kini tengah menempuh pendidikan di institusi-institusi tersebut. Kehadiran para alumni itu menjadi bukti nyata bahwa jalan menuju kampus kedinasan bergengsi bukan sekadar impian.
“Terima kasih atas penerimaan yang sangat baik. Harapan kami, kunjungan ini selalu bisa memberikan motivasi dan membuka peluang bagi siswa-siswa kami untuk bisa bergabung di institusi-institusi kedinasan terbaik ini,” tambahnya.
Semangat itu pun terasa langsung di kalangan peserta. Afdal, salah satu siswa yang mengikuti pesiar terpimpin ini, mengaku mendapat banyak hal baru dari setiap kunjungan.
“Saya jadi tahu lebih dalam tentang kehidupan taruna, fasilitas kampus, dan apa yang harus dipersiapkan. Ini benar-benar membuka mata dan membuat saya semakin ingin masuk pendidikan kedinasan,” ungkapnya antusias.
Bukti Nyata: Alumni Langsung Tembus Akademi Militer
Keberhasilan pola pendidikan SMAN 5 Taruna Brawijaya bukan sekadar klaim. Daris Maimuna Pram, salah satu wali murid dari alumni angkatan 2025, menjadi saksi nyatanya.
Putranya, begitu dinyatakan lulus tahun lalu, langsung diterima di Akademi Militer — kawah candradimuka Magelang yang terkenal dengan seleksinya yang ketat.
“Banyak hal yang membuat kami orang tua tenang, karena berkat pola pendidikan dan pengasuhan di sini sehingga membentuk dan menghantarkan putra kami menjadi mandiri dan berkarakter kuat — menjadi anak yang tangguh, yang tak kenal lelah dan pantang menyerah,” tutur Daris dengan bangga.
Ia pun menitipkan semangat bagi para orang tua lain yang saat ini masih menemani putra-putrinya berjuang. “Semangat dalam doa. Orang tua hebat semua — insya Allah putra-putri panjenengan bisa menyusul dan sukses di jenjang berikutnya sesuai harapan.”
Dengan program pesiar terpimpin seperti ini, SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri terus membuktikan diri bukan sekadar sekolah biasa. Di sinilah karakter dibentuk, mimpi diarahkan, dan generasi tangguh disiapkan — satu langkah demi satu langkah. (*)


Leave a Reply